Semarang — Yayasan Pembina Lembaga Perguruan Tinggi Persatuan Guru Republik Indonesia (YPLP PT PGRI) resmi memulai pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu di lingkungan Kampus IV Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Jalan Gajah, Semarang. Dimulainya pembangunan tersebut ditandai dengan kegiatan peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada 6 Januari 2026. Pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu ini menjadi langkah strategis UPGRIS dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana akademik, khususnya untuk mendukung pengembangan riset, inovasi, serta memperkuat kolaborasi dengan sektor industri. Rektor UPGRIS, Dr. Sri Suciati, M.Hum., menyampaikan bahwa pembangunan gedung laboratorium terpadu bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan wujud nyata komitmen institusi dalam menjawab tantangan pendidikan tinggi di era disrupsi. “Laboratorium terpadu ini merupakan manifestasi kesiapan UPGRIS dalam mendukung hilirisasi riset.
Kampus akan memberikan dukungan penuh agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan penelitian dan pengembangan keilmuan,” ungkapnya. Selain mendukung penguatan riset, pembangunan gedung ini juga ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dan aspirasi mahasiswa akan fasilitas pembelajaran yang lengkap, modern, dan representatif.
Gedung Laboratorium Terpadu akan dibangun di atas lahan seluas 1.600 meter persegi yang telah disiapkan sesuai dengan grand design pengembangan kampus. Dari sisi perencanaan, bangunan ini dirancang mengusung konsep smart and green building dengan penekanan pada efisiensi energi serta prinsip bangunan ramah lingkungan. Pada kesempatan yang sama, Pembina YPLP PT PGRI Semarang, Dr. Muhdi, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa pembangunan gedung laboratorium terpadu merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendorong peningkatan kualitas riset sekaligus memperkuat kemitraan dengan dunia industri.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Gedung, Dr. Maryanto, M.Si., menjelaskan bahwa Gedung Laboratorium Terpadu direncanakan terdiri atas tujuh lantai. Fasilitas tersebut akan digunakan sebagai laboratorium terpadu yang dapat dimanfaatkan oleh Fakultas Teknik dan Informatika, serta dosen dan peneliti lintas program studi di lingkungan UPGRIS.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu UPGRIS turut didukung oleh berbagai mitra profesional. Salah satunya adalah Sejati Teknik yang berperan sebagai vendor persewaan alat konstruksi untuk menunjang kelancaran pekerjaan di lapangan. Sejati Teknik menyediakan berbagai peralatan konstruksi yang andal dan sesuai kebutuhan proyek, antara lain bar bender dan bar cutter untuk menunjang proses pembesian agar lebih presisi dan efisien, serta truck mounted crane yang digunakan untuk membantu proses bongkar muat besi beton di lokasi proyek.

Ketersediaan peralatan yang tepat berkontribusi langsung terhadap efektivitas dan efisiensi pekerjaan konstruksi. Keterlibatan Sejati Teknik mencerminkan sinergi positif antara institusi pendidikan dan pelaku jasa konstruksi dalam mewujudkan pembangunan fasilitas akademik yang berkualitas, tepat waktu, serta memenuhi standar keselamatan kerja. Dukungan peralatan yang optimal diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan sehingga Gedung Laboratorium Terpadu UPGRIS dapat segera dimanfaatkan secara maksimal oleh sivitas akademika.
Sejati Teknik berkomitmen menghadirkan layanan persewaan alat konstruksi berkualitas untuk menunjang proyek pembangunan yang aman, tepat waktu, dan berstandar profesional.👉 Hubungi Sejati Teknik sekarang untuk informasi layanan dan penawaran terbaik!





